Monday, April 25, 2011

Hanya Ingin Mereka Bahagia

Tak terasa,, tgl 28 April akan tiba sesaat lagi, setelah 2 bulan kemaren ku tunggu-tunggu. Hari demi hari telah ku lalui dan hingga hari ini terasa sangat sedih, takut, terharu, tapi tetap ada bahagianya. Apa saja yang ku lakukan selama ini adalah semata-mata untuk kebahagian mereka berdua dan demi masa depan ku kelak.

Ibu dan Ayah ku memang tak pernah berharap jumlah uang yang ku berikan kepada mereka, akan tetapi aku yakin mereka hanya berharap bagaimana diriku dan apa yang telah aku lakukan demi masa depan ku nanti.

Tahun 2007 yang lalu tepatnya tgl 28 Juli aku beranjak dari kampung ku melalui Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjung Balai-Asahan SUMUT untuk berangkat ke Negara yang ku impikan selama ini, dengan harapan bisa kuliah dengan kemampuan yang ku miliki dengan izin-Nya. Beberapa kali aku berangkat dari pelabuhan tersebut, setelah pemberangkatan yang ke-3 kali aku nangis dan sangat sedih, begitu juga ayah ku yang jarang sekali aku dengar beliau nangis dalam pelukan ku.

Satu saat aku berniat, akan membawa mereka datang ke Malaysia. Alhamdulillah niat tersebut akan aku tunaikan sesaat lagi. Tapi saat ini beberapa masalah telah menyerangku. Terutama masalah Financial. Selain membelikan tiket mereka berdua pulang pergi, ada lagi yang membuat diri ku agak susah untuk menyelesaikannya. Yaitu amanah yang diberikan kepada ku selama satu priode kedepan untuk memajukan PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di kampus ku.

Akan tetapi, saat ini aku mencoba untuk menghilangkan sementara masalah-masalah tersebut, karena dengan izin Allah akhirnya aku bisa menyelesaikan kuliah ku dengan serba apa adanya meskipun sedikit lari dari perencanaan ku yang dulu, dan dapat juga mengajak kedua orang tua ku di acara konvokesyen (wisuda)ku tgl 30 April nanti.

Ayah,,,!! ibu,,,!! aku tak bisa berbuat apa-apa. Untuk saat ini hanya ini yang bisa ku lakukan. Do'a kan aku agar bisa memberikan yang terbaik bagi kalian berdua. Bisa menyelesaikan kuliah ku nantinya di UIN SUSKA-Pekan Baru dan bisa mendapatkan Istri yang solehah yang bisa membantu mu saat sudah tidak berdaya lagi. Dan memberikan cucu yang soleh dan solehah.

Do'a ku selalu mengiringi kalian berdua dalam solat ku ........

"Robbighfir li Waliwalidayya Warham huma kama Robbayani Shoghiro" Amiin Ya Robb . . .

Thursday, April 14, 2011

Kemana Semangat Ku . . . ..

Malam barokah ialah malam jum'at yang kami berikan julukan ketika kami ingin mengenal lebih dekat lagi. Malam tadi adalah malam yang ke-3 bagi kami setelah menentukan kapan waktunya kami saling mengenal satu sama lain. Karena kami sadar, komunikasi itu sangat penting dalam sebuah hubungan. Tak semestinya hubungan itu dengan lawan jenis atau sesama pasangannya bahkan sebuah keluarga besar sekalipun, dan sebuah organisasi pun harus memiliki suasana komunikasi yang baik dengan anggotanya.

Beberapa menit kami sudah memulai ngobrol. 5 menit kemudian kami sama-sama terdiam tak tau mau nanya apa dan cerita apa. Aku menunggu nya dan dia juga menunggu ku untuk menanyakan sesuatu. Akhirnya kami sama-sama menuggu malam itu. Sampai lah 5 menit terdengar suara sms di hp ku dari nya, her said "sudah lah, mungkin akh lagi sibuk ya. tak di balas2 chat ana" . .. dia pun off. Eh,,, ternyata hal yang sama juga yang aku rasakan. Aku mengira dia juga lagi sibuk sehingga tak sempat balas chatingan ku. Akhirnya sama-sama kami sadari kalau itu faktor dari jaringan yang kurang bersahabat dengan kami.

Tetapi kembali normal setelah ia restart YM (yahoo messenger) nya. Tapi setelah itu kami diam, tak tau mau ngomong apa. Malam ini aku di kejutkan oleh sebuah pertanyaan yang pernah aku janjikan untuk diri ku sendiri setelah tamat dari ponpes (pondok pesantren). Yaitu "Akh, ana mau nanya boleh, pernah ga' akh khatam baca Qur'an dengan Artinya ? dan pernah ga' akh khatam baca Qur'an dalam sebulan ?". ya Robb . . .

Langsung rasanya hati ku tersentak dan tak tau mau jawab apa selain BELUM PERNAH. Karena hal ini pernah aku janjikan ketika aku tamat dari ponpes dulu, berhubung hafalan Qur'an ku ada, jadi menurut guru ku harus bisa mengkhatamkan Qur'an dalam sebulan sekali. Meskipun Guru ku itu bisa khatam dalam 3 hari sekali. Allahu yarham.

Aku merasa malu dan iri dengan pertanyaannya itu, akan tetapi itu lah yang aku harapkan selama ini. Yang bisa mengingatkan dan menegur ku jika aku lupa.

Tilawah Qur'an bisa khatam dalam satu bulan adalah satu impian ku waktu itu. Karena aku berfikir, hafalan Qur'an jika tidak di ulang, maka ia akan lupa dan memang itu lah hakikatnya. Maka aku berjanji minimal aku bisa meng-Khatamkan Qur'an dalam sebulan. Akan tetapi, apa yang terjadi adalah aku di buai oleh keduniawi-an yang memberikan kesibukan tanpa arah. Banyak yang di kerjakan tapi tak tau faedah nya. Padahal, MR ku bilang, apapun yang kita lakukan pastikan ia bernilai di sisi-Nya sehingga bisa kita rasakan di akhirat nanti.

Ya Robb . . aku tidak ingin diri ini di sibukkan dengan dunia-Mu belaka. Maka sibukkan lah aku dengan misi akhirat-Mu. Aku sadar bahwa tanpa hidayah-Mu aku tak bisa berbuat apa-apa. Cukup indah bagi ku, apa yang Engkau perlihatkan di dunia, akan tetapi keindahan itu tak kalah dengan apa yang Engkau persiapkan di akhirat nanti.

Ingin rasanya mencoret-coret Blog ku yang tak bernilai ini, dengan harapan bisa merubah kehidupan ku selama ini kepada yang lebih baik. Hanya satu harapan dalam hidup ku, yaitu : "Mengharap Ridho-Nya dengan apa saja yang ku lakukan".

Pukul 09.15 Pagi
Hentian Kajang, Selangor.

Tuesday, April 12, 2011

Ibu ku . . . .

Karya : Lulu Sang Ilalang

Ibuku adalah wanita yang sangat sederhana sekali
Ibuku juga hanyalah seseorang yang polos dan lugu
Ibuku yang hanya mampu bersekolah hingga sekolah dasar
Ibuku bahkan tidak bisa sms an seperti anak jaman sekarang

Ibuku juga tidak terlalu pintar dalam berkata kata
Apalagi harus tahu bagaimana menggunakan psikologi anak
Ibuku juga sering cepat tersinggung dan marah-marah
Pastinya jauh sekali jika dibandingkan dengan ibu ibu kalian

Meskipun ia penuh kesederhananan dan keluguan
Bahkan juga bukan orang yang hebat sekali dalam beribadah
Tapi ibuku wanita berprinsip yang sangat jujur dan lurus
Tak pernah sedikitpun ia menjelekan, apalagi merugikan orang lain

Uniknya lagi ibuku tidak peduli akan dirinya dibanding anaknya
Ia tidak begitu peduli bagaimana penampilan dirinya sendiri
Pernah beberapa kali kulihat pakaianya ada robek dibagian tertentu
Beliaupun berkata, aku hanya ingin kalian memakai yang terbaik

Sebegitu seringnya aku membuatnya marah marah
Hingga mungkin tidak sedikit membuatnya menangis
Tapi ibuku adalah pemaaf sempurna yang tanpa kata kata
Ketika kita tersenyum maka beliaupun telah lupa segalanya

Ibu... Berikanlahlah berjuta maaf pada anakmu ini.......
Kutahu kini hanya engkaulah yang paling pedulikanku
Kutahu pula hanyalah engkau yang mempertaruhkan hidup untukku
Hanyalah engkau pula yang kan masuk lautan api hanya untuk anakmu

Ibu,... meskipun engkau bukan seorang yang pandai bicara
Aku anakmu ini sesungguhnya juga belajar padamu tentang rasa cinta
Karena ketika engkau menangis kurasakan hal yang sangat pedih
Dan aku sepertinya tidak rela ada pemandangan seperti itu dihadapanku

Terlalu banyak alasan untuk menjadikanmu ratu dirumah
Tak ada alasan pula untuk menduakanmu kecuali atas ijinmu
Engkaulah pelita bercahaya dan tempat berlabuh bagi anak anakmu

! lOve U !BU ...

Thursday, April 7, 2011

Malam yang dingin,, dapat Do'a dari nya . . . .

by : ukh Q

Ya Rabbi, Aku berdoa untuk seorang pria, yang akan menjadi bagian dari hidupku.
Seorang pria yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.
Seorang pria yang mempunyai sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menauladani sifat-sifat Agung-Mu.
Seorang pria yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia- sia.
Seorang pria yang memiliki hati yang bijak bukan hanya sekedar otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.
Seorang pria yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.
Seorang pria yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
Seorang pria yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Dan aku juga meminta: Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat pria itu bangga.
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU, sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.
Berikanlah SifatMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.
Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku penglihatanMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.
Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata- kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakaan "Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".
Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.